Ternak di Pekalongan



Sampai saat ini sebagian besar masyarakat di Kabupaten Pekalongan masih mengandalkan sektor peternakan sebagai salah satu sumber mata pencaharian mereka. Jenis ternak yang cukup berpotensi adalah sapi dan kerbau. Tingginya nilai ekomoni yang dihasilkan dari ternak sapi dan kerbau, membuat hampir setiap kecamatan di Pekalongan mengembangkan hewan tersebut hingga ratusan bahkan ribuan ekor. Beberapa kecamatan yang menjadi daerah unggulan di bidang ternak antara lain Kajen, Kandangserang, Kesesi, Karangdadap, Sragi, dll.

Agrobisnis



Pengembangan Kawasan Agribisnis Berbasis Lokal Melihat potensi Desa Tangkil Kulon Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan tersebut, LKM Tunas Karya Mandiri bersama Pemerintah Desa dan masyarakat akan mengembangkan Desa Tangkil Kulon sebagai desa agribisnis berbasis lokal. Desa agribisnis adalah desa yang berbasiskan pada sektor pertanian dalam menunjang pengembangan sektor industri pertanian. Sumber Daya Lokal adalah sumber daya manusia dan sumber daya alam yang terdapat di Desa Tangkil Kulon. Adapun pengembangan kawasan agribisnis berbasis lokal yang saat ini akan dikembangkan adalah : 1. Program Pengembangan Diversitifikasi Pertanian Agribisnis padi organik Kegiatan agribisnis padi organik dilakukan dengan cara memperbaiki sumber daya lahan pertanian; sosialisasi pertanian ramah lingkungan berkelanjutan; meningkatkan produksi dan pendapatan petani; meningkatkan pengetahuan petani dalam memanfaatkan sumber daya alam untuk usaha taninya; merubah pola pikir, sikap dan perilaku petani tentang pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan; menyediakan bahan makanan yang bebas residu bahan kimia berbahaya. Kegiatan budidaya perikanan darat Pengembangan perikanan darat akan diarahkan pada Usaha Pembenihan Rakyat (UPR) yang akan dilakukan oleh masyarakat baik di kolam terbuka maupun di kolam dalam ruangan. Sistem budidaya yang dilakukan di dalam ruangan memiliki beberapa keunggulan yaitu lahan yang digunakan tidak terlalu luas, perkembangan ikan lebih terkontrol dengan produksi sebanding dengan kolam yang lebih luas. Komoditas ikan yang dapat dilakukan dengan menggunakan sistem ruangan yaitu ikan lele dumbo, patin, bawal dan ikan gurame. Sedangkan kegiatan pembenihan dan pendederan ikan Nila dan Baster serta pembesaran Lele dumbo akan dilakukan di kolam terbuka. Kegiatan pengembangan argowisata Pengembangan agrowisata dilakukan dengan cara mendirikan green house yang akan dikembangkan menjadi Pusat Informasi Tekonologi Terapan Pertanian yang dapat langsung dialihkan ke petani. Dengan kemampuan dalam pengkajian dan pusat informasi teknologi terapan budidaya pertanian di Kawasan Agro, diharapkan akan menjadi pusat pelatihan, diklat, serta magang bagi peminat pertanian dari berbagai kalangan, baik pelajar maupun masyarakat umum dari dalam dan luar Pekalongan. Bidang peternakan di Kawasan Agro akan memaksimalkan pengemukan ternak sapi dan domba. Pada proses pengemukan sapi dan domba akan dikaji tentang teknologi pakan sehingga akan dihasilkan penambahan berat ternak yang cepat dalam waktu yang tidak terlalu lama. Selain pengkajian teknologi pakan, juga akan dilakukan pengkajian tentang teknologi pemanfaatan limbah ternak, antara lain untuk pengomposan dan biogas. Hasil pengkaj ian ini akan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, terutama yang telah tergabung dalam kelompok petani peternak sapi dan domba. Bidang Perikanan pada pengembangan Kawasan Agro akan menitikberatkan pada pengembangan wisata perikanan dan teknik budidaya perikanan. Pada teknik budidaya perikanan juga akan dikaji tentang teknik budidaya perikanan yang memungkinkan dikembangkan di Kabupaten Pekalongan. Pengembangan Kawasan Agrowisata Tangkil Kulon ini akan melibatkan petani yang merupakan anggota Kelompok Tani Desa Tangkil Kulon, sehingga akan memudahkan transfer teknologi ke petani. Selain itu dengan keterlibatan kelompok tani pengembangan Kawasan Agrowisata Tangkil Kulon akan lebih terfokus kepada upaya untuk menghasilkan teknologi terapan yang berguna untuk meningkatkan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan. Pengembangan Kawasan Agrowisata Tangkil Kulon selain dapat menghasilkan teknologi-teknologi yang bermanfaat bagi petani, diharapkan juga akan mendorong tumbuhnya sentra usaha pertanian lain di sekitar Kawasan Agro yang mendukung pengembangan kawasan agro, misalnya usaha-usaha nursery tanaman hias. Kawasan Agrowisata Tangkil Kulon juga akan difungsikan sebagai pendukung program life skill pertanian pada bidang pendidikan. Pengembangan Kawasan Agrowisata Tangkil Kulon jangka panjang diarahkan untuk menjadi suatu Kawasan Agrowisata yang mendukung pengembangan pertanian. Kawasan Agrowisata pada prinsipnya merupakan bagian dari objek wisata yang memanfaatkan usaha pertanian (agro) untuk mempeluas pengetahuan, pengalaman rekreasi, dan hubungan usaha dibidang pertanian yang menonjolkan budaya lokal dalam memanfaatkan lahan. Pengembangan Agrowisata Tangkil Kulon disesuaikan dengan kapasitas, tipologi, dan fungsi ekologis lahan diharapkan dapat melestarikan sumber daya lahan dan pendapatan petani serta masyarakat sekitarnya. Hal ini karena pengembangan agrowisata pada akhirnya akan menciptakan lapangan pekerjaan dengan adanya unit-unit usaha disekitar wilayah agrowisata yang mendukung pengembangan Kawasan Agrowisata. Kegiatan agribisnis peternakan Kegiatan ini meliputi : Agribisnis penggemukan sapi potong Dilihat dari daya dukung lahan dan potensi limbah pertanian serta limbah rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak sapi potong, maka volume usaha penggemukan sapi potong akan dapat ditingkatkan. Agribisnis ternak sapi perah Agribisnis ternak sapi perah dapat dikatakan menghasilkan 4 (empat) jenis emas yaitu emas putih (susu segar), emas merah (daging), emas hitam (pupuk kandang), dan emas cair (kencing sebagai pupuk). Pertimbangan lainnya yang mendukung pengembangan usaha sapi perah adalah : 1) Tingkat besarnya laba tidak fluktuatif, tetapi cenderung naik. 2) Harga susu sapi perah cenderung selalu naik 3) Produk sampingan dari usaha sapi perah memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan usaha lainnya. 4) Resiko penyakit relatif kecil 5) Resiko keamanan relatif kecil 6) Mendorong tumbuhnya industri ikutannya yaitu pengolahan susu sterilisasi, susu pasteurisasi, yohurt, ice cream, bahan cosmetic, mentega, keju, dan sebagainya. Agribisnis ternak domba Agribisnis ternak domba sangat potensial dikembangkan di Kabupaten Pekalongan karena adanya beberapa faktor pendukung yaitu ; 1) Kesesuaian agroklimat dengan karakteristik ternak domba 2) Tradisi beternak domba sudah membudaya di masyarakat petani peternak 3) Tersedianya kelembagaan usaha baik berupa Kelompok dan Koperasi peternak domba 4) Peluang pasar sangat besar karena adanya kecenderungan peningkatan konsumsi daging termasuk daging domba 5) Tersedianya pasar hewan (domba/kambing) yang cukup memadai. Bagi masyarakat petani peternak, agribisnis ternak domba selain sebagai sumber pendapatan keluarga juga berfungsi sebagai; sumber protein hewani, tabungan petani peternak, penghasil pupuk kandang, penghasil kulit, hewan pembersih gulma, hewan kesayangan, dan hewan kurban bagi umat Islam. 2. Program Pengembangan Paska Panen Program ini meliputi pemenuhan kebutuhan pakan ternak melalui pemanfaatan limbah paska panen melalui : Pembuatan jerami fermentasi dan silase Jerami padi merupakan alternatif pakan ternak yang potensial di antara limbah pertanian lainnya karena produksi cukup melimpah dan tersedia setiap waktu. Namun, jerami padi memiliki kelemahan yaitu kandungan nutrisi (protein) rendah, serat kasar tinggi, daya cerna rendah, dan palatabilitas rendah. Untuk meningkatkan kualitas jerami padi dapat ditempuh dengan beberapa cara diantaranya adalah melalui bio-proses fermentasi (enzimatis) terbuka selama 21 hari. Tujuan pengolahan ini adalah mengubah struktur fisik oleh enzim deliginifikasi (menghilangkan peranan lignin) dengan cara memutuskan ikatan lignoselulosa dan meningkatkan gizi jerami padi. Jerami padi fermentasi dapat diberikan sebagai pakan ternak ruminansia (sapi potong, sapi perah, domba dan kambing) sebagai substitusi rumput segar. Dengan cara demikian, pemanfaatan hijauan pakan ternak dalam bentuk jerami padi akan dapat dilakukan sepanjang tahun dan lebih efisien dalam pemanfaatan waktu dan tenaga peternak. Nilai nutrisi jerami padi, jerami padi fermentasi dan rumput gajah (Pannissetum purpureum). Pembuatan konsentrat Konsentrat adalah jenis pakan ternak yang terdiri dari satu atau lebih bahan pakan dengan kandungan protein yang tinggi. Konsentrat sangat diperlukan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi ternak disamping pakan jenis hijauan. Bahan baku pembuatan konsentrat dipilih berdasarkan pertimbangan : kandungan nutrisi, kemudahan memperoleh, kontinyuitas ketersediaan, dan harga. Sebagai pendukung kegiatan agrobisnis secara umum, bahan baku konsentrat diutamakan dari limbah industri pertanian yang mengandung protein yang cukup tinggi dan tidak berkompetisi dengan komoditas lainnya,misalnya dedak, ampas kecap, ampas bir, garam, onggok, ampas tahu, kulit coklat, bungkil kopi, bungkil kelapa, dan tetes tebu. Ketersediaan konsentrat untuk pakan ternak sebagai pendukung pengembangan agribisnis mutlak dilakukan. Kualitas, kuantitas dan kontinyuitas penyediaan konsentrat, sangat berpengaruh pada tingkat produktifitas ternak. 3. Pembangunan dan Pengembangan Rumah Potong Hewan Pebangunan dan pengembangan RPH dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa dalam hal pemotongan hewan yang halal, aman, utuh, dan sehat. 4. Program Composting Communal Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah terpadu merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan (persampahan) dengan melakukan proses Reduksi, Recycle dan Reuse (3R). Sampah yang sudah melalui pemilahan yaitu sampah organik akan diproses untuk bahan setengah jadi kompos dan sampah anorganik yang sudah tidak dapat di recycle dan reuse akan dipadatkan untuk kemudian dibuang. 5. Pembangunan Pasar Desa dan Pengembangan Jejaring Usaha Pembangunan pasar desa bertujuan sebagai sarana untuk : a. memasarkan hasil produksi desa; b. mendorong masyarakat desa agar mampu berproduksi dan mengolah hasil produksi desa; c. menciptakan lapangan kerja; d. meningkatkan pendapatan asli desa; e. mendorong kehidupan perekonomian desa; f. mendorong kehidupan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dan Koperasi Unit Desa (KUD). Pengembangan jejaring usaha dilakukan melalui rintisan trading house dengan cara : 1. Sentra Produktivitas agropolitan, antara lain 1) Padi organik yang dilakukan secara bertahap 2) Jenis ikan Leledumbo, Patin, Bawal, Baster, Nila. 3) Ternak Sapi potong, Sapi perah dan Domba. 2. Produktivitas KUKM, antara lain a) KUKM Off Farm agropolitan - Makanan dan Minuman - Cenderamata dan assesoris - Industri Pengemasan - Pakan ternak - Pupuk Organik (Granular) b) KUKM pengembangan - Industri Pengolahan kayu - Industri Konveksi dan Batik Berikutnya membangun pusat promosi dan informasi peluang pasar dengan memanfaatkan radio komunitas yang sudah ada (Mandiri FM) dan pengembangan website LKM Tunas Karya Mandiri sebagai sarana promosi dan internet marketing. 6. Pemberdayaan KUKM disegala bidang dan Fasilitasi Perkuatan Modal Peningkatan ketrampilan dan pemberdayaan kewirausahaan KUKM dilaksanakan melalui beberapa kegiatan sesuai dengan hasil penataan KUKM, antara lain: Peningkatan jiwa kewirausahaan (enterpreneurship) melalui pendekatan achievment motivation training (AMT); Peningkatan pengetahuan manajemen dan ketrampilan teknis; serta pemberian modal bergulir. Penulis adalah Koordinator BKM Tunas Karya Mandiri Desa Tangkil Kulon Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan

Kali Paingan


Rp. 15.000

Kawasan wisata Linggoasri yang berada di dataran tinggi Kajen Kabupaten Pekalongan selama ini lebih dikenal panorama alam yang indah dan beberapa koleksi satwanya. Termasuk bumi perkemahan dan out bound. Namun kini mulai dikembangkan wahana wisata alam arung jeram Wana Wisata Kali Paingan dengan menyusuri sungai paingan Linggoasri yang siap memacu adrenalin bagi setiap pengunjung wisata. Wahana Wana Wisata Kali Paingan digagas oleh Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan (P3MDH) Kabupaten Pekalongan yang merupakan lembaga sayap dari Paguyuban LMDH KPH Pekalongan Timur, berada di dua desa yaitu desa Linggoasri Kecamatan Kajen dan Desa Tenogo Kecamatan Paninggaran, jarak tempuh lokasi dari ibukota kabupaten yaitu + 14 Km, dengan ketinggian 700 m dpl dan didukung dengan akses jalan yang bagus.
Wana Wisata Kali Paingan ini berbasis pada potensi sumberdaya alam yang ada antara lain, sungai Paingan dan hutan lindung yang merupakan hutan milik Negara di wilayah pangkuan Perum Perhutani KPH Pekalongan Timur. Dengan kondisi alam yang masih asri dan sejuk lokasi wisata ini menjadi pilihan yang tepat bagi keluarga, pelajar, karyawan maupun pribadi. Untuk Musim liburan, banyak orang yang berlibur datang untuk menikmati derasnya air Sungai Paingan Linggoasri. Karena wahana arung jeram Wana Wisata Kali Paingan itu, sementara ini merupakan satu-satunya wahana wisata alternatif yang ada di wilayah Pantura. Wisata wahana arung jeram Wana Wisata Kali Paingan ini mulai dioperasikan sejak 1 Januari 2011. Namun sudah banyak orang berdatangan karena menantang adrenalin. Khususnya hall jumping di bawah Jembatan Sungai Paingan sangat menantang sekali. Bagaimana dengan Anda, apakah tertarik silahkan mencoba. Atau datang langsung ke alamat Wana Wisata Kali Paingan Arah Lokasi : Dari kota Pekalongan ke arah Barat +- 7 km sampai perempatan lampu merah Wiradesa ke arah selatan menuju Kajen, terus ke arah selatan pertigaan SMP 1 Kajen Gandarum masuk hutan karet akan menemui Gapura Selamat Datang Wisata Linggoasri teruskan perjalanan +- 12 Km sampai di Wisata Linggoasri turun ke Arah Selatan mengikuti Jalur Jalan Raya Paninggaran Kalibening +- 1 (satu) kilometer, anda akan menemui Jembatan Sungai Paingan masuk ke kiri masuk pintu gerbang Selamat Datang Wana Wisata Kali Paingan. Alamat : Jl. Raya Kali Paingan Km 14 Desa Linggoasri Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah Indonesia

Museum Batik


Rp. 15.000

Batik Pekalongan Jawa Tengah Sampai Mancanegara Sudah dari dulu batik pekalongan terkelanal diseluruh indonesia, bahkan sudah mencapai mancanegara. kenapa batik pekalongan terkenal sampai mancanegara, kartena batik has indonesia ini memniliki corek yang, banyak modelnya dan yang paling paling menarik bagi turis-turi adalah cara pembuatan batik itu sendri. Batik Pekalonga semakin terkenal keseluruh dunia semenjak diresmikannya musium batik di Jl. Jetayu No. 1 kec. Pekalongan Jawa Tengah pada tanggai 12 juli 2006 oleh pabak RI kita dan di dampingi ibu negara Ani Yudhoyono serta para menteri kabinet indonesia bersatu. Ada pula tamu dari negara-negara sahabat yang meng hadiri peresmian Sebagian Produk Kami yang Terbuat Dari Batik Pekalongan Perkembangan batik semakin pesat di indonesia kususnnya di pekalongan sendiri. itu di karenakan motif bati yang sangat menarik dan cocok untuk di gunakan untuk formal atau no formal. dan karna itulah kami memilih batik sebagai bahan utama untuk pembuatan produk yang kami jual Baju Batik pekalongan Baju batik yang kami tawarkan khusus untuk anak muda agar lebih mencintai warisan budaya indonesia. baju batik di toko kami disain sendiri dengan menggabungakn kain polos dan kain batik atau sering di sebut batik sopal. tentunya baju batik ini akan membuat andan sang pemaki semakin keren dan tak da unsur kuno. Games Batik Pekalongan Games batik ini kusus untuk para petrempun yang suka mengenakan games. namun produk games kami berbeda dari yang sudah ada, kami menggunakan batik untuk mempermanis games yang modelnya biasa saja menjadi semakin luarbiasa. anda pun akan semakin cantik tampil bengan games batik yang kami tawarkan Tas Batik Pekalongan Mungkin anda sudah sering melihat di toko-toko banyak yang menjual tas batik namun dengan model yang begitu-begitu saja. nah.. kami mempunyai tas batik yang berbeda dari toko-toko, karena kami mendisain sendiri tas batik kami. dijamin anda akan tampil beda dari sesama pemakai tas batik.

Linggo Asri


Rp. 15.000

Linggo Asri adalah salah satu desa yang menjadi simbol kesejukan dan keindahan Kota Santri. Daerah Linggo Asri yang berada di ketinggian di atas 500 meter/dpl tersebut berbatasan langsung dengan Kecamatan Paninggaran. Di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Brengkolang dan sebelah utara dengan Desa Kutorojo, Kajen. Linggo Asri tidak hanya memiliki arena perkemahan yang luas dengan dikelilingi hutan pinus nan indah serta udara pegunungan yang sejuk, desa itu juga mempunyai berbagai fasilitas rekerasi. Antara lain kolam renang, taman wisata, dan beberapa koleksi binatang. Salah satu wisata yang digemari anak-anak di Linggo Asri adalah berjalan-jalan di pegunungan dengan naik gajah. Di Linggo Asri juga ditemui peninggalan sejarah seperti pura dan lingga. Nama Desa Linggo Asri, menurut Kepala Desa Linggo Asri Subekhi, adalah adaptasi dari batu lingga atau prasasti. Lingga berbentuk bulat panjang memang dipunyai desa tersebut. ”Lingga itu dijadikan simbol bahwa desa itu telah berumur tua dan penuh dengan peninggalan sejarah,” ungkapnya. Selain objek wisata, Linggo Asri juga dikenal sebagai desa yang penuh dengan potensi hasil bumi seperti pisang, nilam, famili, dan berbagai tanaman palawija. Jika masa panen tiba, hasil pisang di Linggo Asri seperti pisang ambon, raja, dan pisang hijau sangat melimpah.

Pantai Depok


Rp. 15.000

Di kabupaten Pekalongan selain terdapat banyak pengerajin batik yang handal, juga terdapat obyek – obyek wisata yang indah. Salah satu dari tempat obyek wisata yang layak untuk dikunjungi saat berkunjung ke Pekalongan adalah pantai Depok. Pantai Depok terletak di desa Depok, kecamatan Siwalan, kabupaten Pekalongan. Pantai ini memiliki pemandangan yang indah dengan keberadaan pohon – pohon nyiur di sekeliling pantai. Tiap akhir pekannya, banyak wisatawan yang berasal dari Pekalongan dan sekitarnya yang datang menikmati pemandangan alam di pantai ini. Jumlah pengunjung bertambah saat libur lebaran, dimana banyak pemudik datang bersama keluarganya untuk menghabiskan waktu bersama menikmati indahnya pantai Depok ini. Dengan ombaknya yang tidak terlalu besar menjadikan pantai ini tempat yang menyenangkan untuk bermain air maupun bermain pasir di bibir pantai. Keberadaan pohon nyiur atau Arenga pinnata dalam bahasa latin, selain menambah keindahan juga berfungsi sebagai peneduh bagi wisatawan yang berkunjung. Di sekitar pantai ini juga terdapat warung – warung yang menjajakan makanan kecil khas pekalongan. Terdapat pula WC umum, dan kamar mandi yang dapat digunakan oleh para pengunjung. Jika anda ingin mengunjungi tempa ini, anda dapat menempuh perjalanan sekitar 1 jam dari pusat kota Pekalongan menggunakan kendaraan pribadi maupun bus – bus umum yang ada. Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, di dekat pantai Depok juga tersedia lahan parkir yang cukup luas yang dapat anda manfaatkan.

Pantai Pasir Kencana


Rp 4.000
Obyek Wisata yang dikelola oleh Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pekalongan ini, dibuka untuk umum dari jam 06.00 wib – 21.00 wib. Fasilitas yang tersedia adalah mainan anak-anak dan taman bermain, panggung terbuka, kandang satwa, bangku dan taman untuk bersantai, warung makan, toilet dan lahan parkir. Obyek Wisata lain yang ada disekitar Pantai Pasir Kencana adalah adanya Krematorium, pura, tambak ikan serta Aquarium Ikan Laut yang ada di Pelabuhan Perikanan. Disini pengunjung dapat bersantai sambil menyaksikan matahari terbit / terbenam, aktivitas nelayan dan perahunya, bermain di taman, memancing, olah raga pantai atau sekedar menghirup udara pantai yang segar. Pengunjung biasanya paling banyak datang pada hari Minggu / Libur dan hari Jum’at pagi. Setiap pengunjung wajib membayar tiket masuk dengan harga sebesar Rp. 1.100,00 (hari biasa) ; Rp. 1.600,00 (hari Minggu/Libur) dan Rp. 2.100.
 
Support : Madya Rara Website | Madya Rara | Madya Rara
Copyright © 2011. madyarara - All Rights Reserved
Created by Creating Website Published by Madya Rara
Proudly powered by Blogger